Kamis, 20 Agustus 2015

Anemia Karena Perdarahan

Definisi
Anemia Karena Perdarahan Hebat adalah berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pengangkut oksigen) yang disebabkan oleh perdarahan hebat.


Etiologi
    Perdarahan hebat merupakan penyebab tersering dari anemia. Jika kehilangan darah, tubuh dengan segera menarik cairan dari jaringan diluar pembuluh darah sebagai usaha untuk menjaga agar pembuluh darah tetap terisi. Akibatnya darah menjadi lebih encer dan persentase sel darah merah berkurang.
   Pada akhirnya, peningkatan pembentukan sel darah merah akan memperbaiki anemia. Tetapi pada awalnya anemia bisa sangat berat, terutama jika timbul dengan segera karena kehilangan darah yang tiba-tiba, seperti yang terjadi pada:
  •      Kecelakaan
  •      Pembedahan
  •      Persalinan
  •      Pecahnya pembuluh darah.
Yang lebih sering terjadi adalah perdarahan menahun (terus menerus atau berulang-ulang), yang bisa terjadi pada berbagai bagian tubuh:
  1.     Perdarahan hidung dan wasir : jelas terlihat
  2.      Perdarahan pada tukak lambung dan usus kecil atau polip dan kanker usus besar) : mungkin      tidak terlihat dengan jelas karena jumlah darahnya sedikit dan tidak tampak sebagai darah          yang merah di dalam tinja; jenis perdarahan ini disebut perdarahan tersembunyi
  3.      Perdarahan karena tumor ginjal atau kandung kemih ; bisa menyebabkan ditemukannya              darah    dalam air kemih
  4.      Perdarahan menstruasi yang sangat banyak.


Manifestasi Klinis

Hilangnya sejumlah besar darah secara mendadak dapat menyebabkan 2 masalah:
  1.      Tekanan darah menurun karena jumlah cairan di dalam pembuluh darah berkurang
  2.      Pasokan oksigen tubuh menurun karena jumlah sel darah merah yang mengangkut oksigen        berkurang.
Kedua masalah tersebut bisa menyebabkan serangan jantung, stroke atau kematian. 

   Anemia yang disebabkan oleh perdarahan bisa bersifat ringan sampai berat, dan gejalanya bervariasi. Anemia bisa tidak menimbulkan gejala atau bisa menyebabkan:
  • pingsan
  • pusing
  • haus
  • berkeringat
  • denyut nadi yang lemah dan cepat
  • takipneu pernafasan yang cepat.


   Penderita sering mengalami pusing ketika duduk atau berdiri (hipotensi ortostatik). Anemia juga bisa menyebabkan kelelahan yang luar biasa, sesak nafas, nyeri dada dan jika sangat berat bisa menyebabkan kematian.

      Berat ringannya gejala ditentukan oleh kecepoatan hilangnya darah dari tubuh. Jika darah hilang dalam waktu yang singkat (dalam beberapa jam atau kurang), kehilangan sepertiga dari volume darah tubuh bisa berakibat fatal. Jika darah hilang lebih lambat (dalam beberapa hari, minggu atau lebih lama lagi), kehilangan sampai dua pertiga dari volumer darah tubuh bisa hanya menyebabkan kelelahan dan kelemahan atau tanpa gejala sama sekali.


Anemia karena perdarahan terbagi atas:

1. Perdarahan akut
Mungkin timbul renjatan bila pengeluaran darah cukup banyak, sedangkan penurunan kadar Hb baru terjadi beberapa hari kemudian.

Penatalaksanaan:
  • Mengatasi perdarahan.
  • Mengatasi renjatan dengan transfusi darah atau pemberian cairan per infus.


2. Perdarahan kronik
Pengeluaran darah biasanya sedikit-sedikit sehingga tidak diketahui pasien. Penyebabnya yang sering antara lain ulkus peptikum menometroragi, perdarahan saluran cerna karena pemakaian analgesia dan epistaksis. Di Indonesia sering karena infestasi cacing tambang.

Pemeriksaan laboratorium:
Gambaran anemia sesuai dengan anemia defisiensi Fe. Perdarahan pada saluran cerna akan memberi hasil positif pada tes benzidin dari tinja.

Penatalaksanaan:
  •      Mengobati sebab perdarahan.
  •      Pemberian preparat Fe.


Pengobatan

Pengobatan tergantung kepada kecepatan hilangnya darah dan beratnya anemia yang terjadi. 



Satu-satunya pengobatan untuk kehilangan darah dalam waktu yang singkat atau anemia yang berat adalah transfusi sel darah merah. Selain itu, sumber perdarahan harus ditemukan dan perdarahan harus dihentikan.



Jika darah hilang dalam waktu yang lebih lama atau anemia tidak terlalu berat, tubuh bisa menghasilkan sejumlah sel darah merah yang cukup untuk memperbaiki anemia tanpa harus menjalani transfusi.


Zat besi yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah juga hilang selama perdarahan. Karena itu sebagian besar penderita anemia juga mendapatkan tambahan zat besi, biasanya dalam bentuk tablet. Mengenai jumlah dan cara pemberian sudah di bahas di topik anemia karena defisiensi zat besi.


Kata Kunci Pencarian : Anemia Karena Perdarahan, Ilmu Penyakit Dalam, Referat, Hematologi, SKP (Satuan Kredit Profesi), Kompetensi, pdf, word, .pdf, .doc, .docx, Karya Tulis Ilmiah, Tesis, Makalah, Jurnal, Desertasi, Disertasi, Refrat, modul BBDM, Belajar Bertolak Dari Masalah, Problem Based  Learning, askep (asuhan keperawatan)
medical email icon

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Terbaru

Bergabunglah dengan komunitas kami

Silahkan Like di Facebook untuk mengikuti perkembangan artikel baru

Entri Populer

Untuk Berlangganan Melalui Pemberitahuan Email

Kehidupan yang bermanfaat adalah kehidupan hebat

Ilmu adalah kunci kemajuan

Back to Top

Terima Kasih Telah Berkunjung

Pencarian untuk website ini silahkan ketik di bawah

Diberdayakan oleh Blogger.