Sirosis Hepatis

DEFINISI
          Sirosis hepatis adalah suatu keadaan dimana terjadi kemunduran fungsi hepar (liver/hati) yang permanen yang ditandai dengan perubahan histopatologis, yaitu kerusakan pada sel-sel hati yang merangsang proses peradangan dan usaha perbaikan sel-sel hati yang mati sehingga menyebabkan terbentuknya jaringan parut (fibrosis) dan perubahan struktur dan parenkim hepar. Fibrosis dalam hal ini didefinisikan sebagai penumpukan komponen matriks ekstraselular (seperti kolagen, glikoprotein, proteoglikan) yang berlebihan pada hati. Sel-sel hati yang tidak mati beregenerasi untuk menggantikan sel-sel yang telah mati, akibatnya, terbentuk sekelompok sel-sel hati baru (regenerated nodules) dalam jaringan parut. Sirosis hepatis adalah fase lanjut dari penyakit hati kronis yang menggambarkan stadium akhir fibrosis hepatik yang berlangsung progresif, ditandai dengan distorsi dari arsitektur hepar dan pembentukan nodulus regeneratif.

Kumpulan Soal Latihan UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Indonesia) Bagian Pertama (Part 1)

       Berikut ini beberapa kumpulan latihan soal UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) yang telah kami himpun dari beberapa sumber, untuk bagian kedua dapat dibaca di sini, bagian ketiga di sini, bagian keempat di sini, dan bagian kelima di sini, untuk seluruh kumpulan soal dapat diklik di tautan ini. Diharapkan dapat menjadi sarana latihan bagi para calon peserta ujian maupun dapat juga berfungsi untuk mengasah pengetahuan dan mengingat kembali ilmu yang telah dipelajari bagi para teman sejawat maupun mahasiswa. Jika kami sempat nanti akan turut menyertakan jawaban dan pembahasan, dan kemudian akan memposting kumpulan soal berikutnya. Semoga dapat memberikan manfaat dan bagi yang akan menjalani UKDI / UKMPPD diberikan kesuksesan dan kelancaran.

Struma Nodosa Nontoksik (SNNT)

DEFINISI
       Struma nodosa non toksik adalah pembesaran kelenjar tiroid yang secara klinik teraba nodul satu atau lebih tanpa disertai tanda-tanda adanya hipertiroidisme. Struma adalah pembesaran pada kelenjar tiroid yang biasanya terjadi karena folikel-folikel terisi koloid secara berlebihan. Setelah bertahun-tahun sebagian folikel tumbuh semakin besar dengan membentuk kista dan kelenjar tersebut menjadi noduler. Struma non toksik adalah pembesaran kelenjar tiroid pada pasien eutiroid, tidak berhubungan dengan neoplastik atau proses inflamasi. Dapat difus dan simetri atau nodular. Apabila dalam pemeriksaan kelenjar tiroid teraba suatu nodul, maka pembesaran ini disebut struma nodosa.

Hipertiroidisme

Definisi
  Hipertiroidisme adalah sekumpulan kelainan yang melibatkan sintesis dan sekresi berlebihan dari hormon tiroid oleh kelenjar tiroid, yang akan mengakibatkan kondisi hipermetabolik dari tirotoksikosis. Bentuk paling umum dari hipertiroidisme diantaranya adalah goiter difus toksik (Penyakit Graves), goiter multinodular toksik (Penyakit Plummer), dan adenoma toksik. Bersama dengan tiroiditis subakut, kondisi-kondisi ini adalah 85-90% dari penyebab tirotoksikosis.

Hiperlipidemia

Hiperlipidemia merupakan bagian dari dislipidemia untuk mengetahui penjabaran lebih luas tentang dislipidemia silahkan dibaca di sini dan untuk penatalaksanaan dan pengobatannya yang lebih rinci dapat dibaca di sini.
DEFINISI
          Hiperlipidemia adalah keadaan terdapatnya akumulasi berlebih salah satu atau lebih lipid utama dalam plasma, sebagai manifestasi kelainan metabolisme atau transportasi lipid. Dalam klinis, hiperlipidemia dinyatakan sebagai hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia, atau kombinasi keduanya. Hiperlipidemia dapat terjadi karena defek transportasi lipid atau karena produksi endogen berlebihan. Kelainan ini dapat terjadi secara primer (hiperlipidemia primer) maupun sekunder akibat penyakit lain (hiperlipidemia sekunder).

Perang Terhadap Demam Berdarah Menggunakan Senjata Mereka Sendiri

       Demam berdarah dengue merupakan penyakit tropis infeksius yang masih sangat relevan dalam upaya pencarian solusinya, baik dalam hal pencegahan maupun penatalaksanaan. Salah satu terobosan terkini dalam hal pencegahannya adalah mengembangkan nyamuk yang dimasuki bakteri Wolbachia, metode ini berguna baik untuk mengurangi jumlah nyamuk aedes aegypti sebagai vektor maupun fokus dan manfaat yang lebih besar yang diperoleh yaitu menghentikan transmisi virus dengue kepada manusia.

Dislipidemia (Bagian kedua) : Penatalaksanaan : Modifikasi gaya hidup, diet dan terapi farmakologis

Untuk bagian pertama dapat dibaca di sini
PENATALAKSANAAN
       Data dari badan kesehatan dunia (WHO) pada tahun 2012 menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke menduduki urutan nomer satu dan dua sebagai penyebab kematian di dunia. Keduanya menyebabkan 14,1 juta kematian diseluruh dunia pada tahun 2012. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan data pada tahun 2000.

Dislipidemia (Bagian Pertama) : Definisi, Patofisiologi, Klasifikasi, Manifestasi Klinis, Diagnosis

Untuk bagian kedua dapat dibaca di sini
DEFINISI
            Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai oleh peningkatan ataupun penurunan fraksi lipid dalam plasma. Kelainan fraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol low density lipoprotein (LDL), trigliserida, serta penurunan kolesterol high density lipoprotein (HDL). Dislipidemia sangat berkaitan dengan aterosklerosis, baik sebagai faktor risiko maupun dalam proses terjadinya.

Diabetes Melitus

DEFINISI
Sejarah
            Secara terminologi diabetes mellitus berasal dari bahasa Yunani yaitu kata pertamanya diabetes atau diabainein yang berarti mengalirkan (siphon=pipa aliran), ini merujuk pada buang air kecil / urinasi berlebihan yang dikaitkan dengan penderita Diabetes Melitus (DM). Istilah diabetes ini dikemukakan oleh ilmuwan Aretaeus. Kemudian kata kedua mellitus berarti “manis seperti madu”, dikarenakan rasa manis pada urine penderita yang dapat mengundang semut pada saat itu.

Tamponade Jantung

Definisi
   Tamponade jantung adalah sindrom klinik dimana terjadi penekanan yang cepat atau lambat terhadap jantung akibat adanya akumulasi cairan, nanah, darah, bekuan darah, atau gas di ruang perikardium, sebagai akibat adanya efusi, trauma, atau ruptur jantung (Spodick, 2003). Hal ini akan mengakibatkan gangguan dalam pengisian ventrikular dan selanjutnya akan mempunyai efek merugikan secara hemodinamik. Kondisi ini merupakan kedaruratan medis, komplikasi yang dapat terjadi diantaranya edema pulmonal, syok, dan kematian. Risiko mortalitas secara keseluruhan bergantung pada kecepatan diagnosis, penanganan yang diberikan, dan penyebab terjadinya tamponade. Jika tidak diberikan penanganan, secara umum akan memburuk dengan cepat dan bersifat fatal.

Kardiomiopati Restriktif

Definisi
            Kardiomiopati restriktif / restrictive cardiomyopathy (RCM) dikenal juga dengan nama lain obliterative cardiomyopathy  dan constrictive cardiomyopathy adalah suatu bentuk kardiomiopati dimana beberapa bagian dinding jantung menjadi kaku, dan jantung mengalami restriksi untuk mengembang dan melakukan pengisian darah dengan semestinya . Kardiomiopati restriktif adalah jenis kardiomiopati campuran antara genetik (innate / keturunan) dengan acquired (didapat).

Kardiomiopati Hipertrofik

Definisi                                                       
         Seperti yang telah dibahas pada pokok bahasan sebelumnya kita telah mengetahui bahwa kardiomiopati adalah penyakit atau kelainan otot jantung. Salah satu jenis kardiomiopati adalah kardiomiopati hipertrofik (KH) atau Hypertrophic Cardiomyopathy (HCM) dikenal juga sebagai idiopathic hypertrophic subaortic stenosis atau asymmetric septal hypertrophy didefinisikan sebagai hipertrofi dari miokardium dan penipisan septum interventrikular dibandingkan dengan dinding bebas dari ventrikel kiri (asimetris septal hipertrofi) dengan ukuran ruangan ventrikel kiri yang normal atau sedikit mengecil tanpa adanya hipertensi maupun stenosis aorta. Hal ini akan menyebabkan kelainan fungsional dari otot jantung. Kardiomiopati hipertrofik adalah suatu penyakit di mana terjadi hipertrofi (penebalan) dinding ventrikular secara berlebihan sehingga aliran darah keluar dari ventrikel kiri terhambat.

Kardiomiopati Dilatasi

Definisi
            Kardiomiopati berasal dari bahasa latin kardia yang berarti jantung mios/musculus yang berarti otot dan pathos yang berarti kelainan / penyakit. Maka secara harfiah kardiomiopati dapat diartikan penyakit otot jantung.
            Kardiomiopati adalah kelainan fungsi otot jantung yang bukan diakibatkan oleh penyakit arteri koroner, kelainan jantung bawaan (congenital), hipertensi atau penyakit katup. Kardiomiopati ditandai dengan hilangnya kemampuan jantung untuk memompa darah dan berdenyut secara normal.

Kor Pulmonal

Definisi
            Kor pulmonal / Cor Pulmonale atau disebut juga Pulmonary Heart Disease adalah suatu kondisi gagal jantung sisi kanan (bilik kanan) dimana terjadi perubahan struktur atau fungsi dengan penyebab primer (diakibatkan) kelainan paru yang kronik yang dapat berupa  hipertensi pulmonal yang disebabkan oleh penyakit pembuluh darah paru atau parenkim paru.

Penyakit Jantung Reumatik dan Demam Reumatik

Definisi
            Demam reumatik adalah suatu sindroma penyakit sistemik yang dapat bersifat akut, subakut, kronik, atau fulminan, dan umumnya terjadi setelah infeksi Streptococcus beta hemolyticus group A biasanya bermula pada saluran pernafasan bagian atas (tonsilitis, faringitis, atau otitis media) dengan satu atau lebih gejala mayor yaitu poliartritis migrans akut, karditis, chorea, nodul subkutan dan eritema marginatum.
            Penyakit Jantung reumatik (PJR) adalah penyakit jantung sebagai akibat adanya gejala sisa (sekuele) dari demam reumatik, yang berakibat dengan terjadinya kelainan katup jantung dan kelainan jantung lainnya akibat serangan karditis reumatik akut yang berulang kali.

Endokarditis Infektif

Definisi
     Endokarditis Infektif adalah suatu kelainan yang disebabkan infeksi oleh mikroorganisme tertentu yang terjadi pada jaringan permukaan endotel jantung atau katup jantung, sering disebut juga endokarditis bakterialis. Katup jantung adalah yang paling sering terkena akan tetapi  infeksi dapat terjadi pada lokasi septal defect atau pada korda  tendinae atau pada endokardium.

Insufisiensi Katup Aorta

Definisi
            Insufisiensi atau regurgitasi aorta adalah kelainan pada katup aorta yang menjadi lemah ataupun pembukaan yang membesar sehingga katup tidak dapat menutup dengan seharusnya, hal ini mengakibatkan timbulnya aliran balik darah dari aorta ke ventrikel kiri (A. Samik Wahab, 2006). Insufisiensi katup aorta (regurgitasi) adalah kembalinya darah ke ventrikel kiri dari aorta selama diastol. Insufisiensi aorta adalah suatu keadaan dimana terjadi refluks (aliran balik) darah dari aorta ke dalam ventrikel kiri sewaktu relaksasi.

Stenosis Katup Aorta

Definisi                                                                                                                                                                    Stenosis katup aorta (aortic stenosis) adalah kondisi dimana terjadi penyempitan pada tempat keluarnya ventrikel kiri yaitu katup semilunaris aorta atau lebih  dikenal sebagai katup aorta. Stenosis Aorta pertama kali dikenali oleh dokter berkebangsaan perancis bernama Lazare Rivière pada tahun 1663. Menurut Otto CM, stenosis aorta (SA) adalah penyempitan abnormal dari klep (katup) aorta (aortic valve). Beberapa kondisi tertentu menyebabkan penyakit yang berakibat pada penyempitan dari klep aorta. Ketika derajat dari penyempitan menjadi cukup signifikan untuk menghalangi aliran darah dari bilik kiri ke arteri-arteri, akan berakibat berkembangnya persoalan-persoalan jantung. Sedangkan menurut Stewart WJ dan Carabello BA, SA adalah penyempitan pada lubang katup aorta, yang menyebabkan meningkatnya tahanan terhadap aliran darah dari ventrikel kiri ke aorta. Pada orang tua, penyakit jantung reuma dan perkapuran merupakan penyebab tersering.

Insufisiensi Mitral

Definisi
Insufisiensi Katup Mitral atau disebut juga Regurgitasi Mitral atau Inkompetensia Mitral adalah kebocoran aliran balik melalui katup mitral pada saat ventrikel kiri berkontraksi yang diakibatkan tidak menutupnya katup mitral secara sempurna. Ketika ventrikel kiri memompa darah dari jantung menuju ke aorta, sebagian darah mengalir kembali ke dalam atrium kiri dan menyebabkan meningkatnya volume dan tekanan di atrium kiri. Terjadi peningkatan tekanan darah di dalam pembuluh yang berasal dari paru-paru, yang mengakibatkan penimbunan cairan (kongesti) di dalam paru-paru. Mitral regurgitasi adalah gangguan dari jantung dimana katup mitral tidak menutup dengan benar ketika jantung memompa keluar darah atau dapat didefinisikan sebagai pembalikan aliran darah yang abnormal dari ventrikel kiri ke atrium kiri melalui katup mitral. Hal ini disebabkan adanya gangguan pada bagian mitral valve apparatus. Insufisiensi Mitral adalah bentuk yang paling umum dari penyakit jantung katup (Tierney et.al, 2006).

Stenosis Mitral

 Definisi
            Mitral Stenosis (MS) adalah gangguan katup mitral yang menyebabkan penyempitan aliran darah ke ventrikel. Pasien dengan MS secara khas memiliki daun katup mitral yang menebal, komisura yang menyatu, dan korda tendineae yang menebal dan memendek. Mitral Stenosis merupakan suatu keadaan di mana terjadi gangguan aliran darah dari atrium kiri melalui katup mitral oleh karena obstruksi pada  katup mitra. Kelainan struktur mitral ini menyebabkan gangguan pembukaan sehingga timbul gangguan pengisian ventrikel kiri saat diastole.

Posting Terbaru

Silahkan Like di Facebook untuk mengikuti perkembangan artikel baru

Entri Populer

Kehidupan yang bermanfaat adalah kehidupan hebat

Ilmu adalah kunci kemajuan

Back to Top

Terima Kasih Telah Berkunjung

Diberdayakan oleh Blogger.